• Jalan Raya Peninjauan Narmada
  • (0370) 671312
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Pengumuman
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
30 dilihat       16 Juli 2026

Perkuat Koordinasi, Implementasi PM-AAS di NTB

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Nusa Tenggara Barat terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam percepatan implementasi Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) sebagai salah satu strategi Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi dan mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan PM-AAS Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dilaksanakan secara luring dan daring di Aula Mandalika BRMP NTB, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala BRMP NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi NTB, para Ketua Tim Kerja dan Penyuluh Kabupaten/Kota se-NTB, Penanggung Jawab PM-AAS Kabupaten/Kota, Koordinator Penyuluh Kecamatan, penyuluh pertanian BRMP NTB, serta CWS Penyuluh Pertanian NTB.
Kepala BRMP NTB Hendro Cahyono, S.Pt., M.M., M.Sc. menegaskan bahwa Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) merupakan program strategis Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya modern yang lebih efisien dan berbasis inovasi.
Menurutnya, target implementasi PM-AAS di Provinsi NTB pada tahun 2026 mencapai 28.565 hektare dengan dukungan 1.092 penyuluh pertanian, sehingga setiap penyuluh memiliki tanggung jawab mendampingi sekitar 26 hektare areal PM-AAS.
Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi PM-AAS, BRMP NTB telah mengembangkan demonstration farm (denfarm) seluas 100 hektare di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, yang berfungsi sebagai lokasi percontohan dan pembelajaran bagi penyuluh serta petani dalam menerapkan teknologi PM-AAS.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB Lalu Mirza Amir Hamzah Bapuangan, S.P., M.M. menegaskan bahwa NTB memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Oleh karena itu, keberhasilan PM-AAS memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, khususnya penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pendampingan petani.
Menurutnya, sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim ekstrem, penurunan kualitas lahan, hingga alih fungsi lahan pertanian akibat pertumbuhan penduduk. Kondisi tersebut menuntut hadirnya inovasi teknologi budidaya yang lebih modern dan efisien.
"PM-AAS merupakan salah satu terobosan untuk meningkatkan produktivitas melalui mekanisasi, efisiensi penggunaan sumber daya, dan penerapan teknologi spesifik lokasi. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi sangat penting agar program ini dapat berhasil di lapangan," jelasnya.
Pada sesi teknis, peserta memperoleh pembekalan mengenai dukungan program Eselon I Kementerian Pertanian dalam percepatan PM-AAS, metode budidaya PM-AAS, serta mekanisme penyusunan dan pengusulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) melalui aplikasi e-Banper. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman penyuluh dalam mengawal implementasi PM-AAS sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
Sebagai tindak lanjut, peserta berkomitmen mempercepat penyusunan CPCL untuk mendukung target penanaman PM-AAS periode Juli–September 2026, dengan pengusulan CPCL ditargetkan selesai paling lambat 20 Juli 2026.
Melalui penguatan koordinasi dan pendampingan di lapangan, implementasi PM-AAS diharapkan mampu mempercepat modernisasi pertanian serta meningkatkan produktivitas padi di Provinsi NTB
Prev Next

- BSIP NTB


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    DORONG PENANGKAR BENIH LOKAL GO NASIONAL, BRMP NTB GELAR BIMTEK ONBOARDING E-KATALOG VERSI 6
    09 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Strategi Ancaman Kekeringan, Untuk Mempercepatan LTT NTB
    08 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Mahasiswa Pertanian Unram Harus Percaya Diri Untuk NTB
    04 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Sinergi Pengelolaan Air Untuk Pertanian NTB di Integrated Water Allocation Forum (IWAF)
    01 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Sinergi Penyuluh, Dalam Optimalisasi Program Strategis Kementerian Pertanian
    27 Agu 2026 - By BSIP NTB

tags

BRMP Penyuluh

Kontak

(0370) 671312
(0370) 671620
[email protected]

Jalan Raya Peninjauan Narmada
Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat
Indonesia
83371

Website: https://ntb.brmp.pertanian.go.id
No. WA: 0818535002

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Nusa Tenggara Barat. All Right Reserved